MBG Perdana di SMAN 2 Nganjuk Tuai Kritik, Lauk dan Porsi Jadi Sorotan

 



Nganjuk, koranpatroli.com– Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana di SMAN 2 Nganjuk menuai keluhan dari sejumlah siswa. Program yang mulai dibagikan pada Senin, 2 Februari 2026 tersebut dinilai memiliki porsi yang sangat minim.

Dari pantauan di lapangan, menu MBG yang dibagikan dalam wadah ompreng berisi nasi putih, sepotong tahu berukuran kecil, sambal, sedikit daging ayam balut tepung, satu iris kecil mentimun berbentuk bulat, serta satu iris buah semangka.

Beberapa siswa mengaku porsi makanan yang diterima jauh dari harapan. Mereka menilai menu tersebut kurang mencukupi kebutuhan gizi maupun rasa kenyang, terlebih bagi siswa yang mengikuti kegiatan belajar hingga siang hari.

“Kalau untuk ukuran makan siang rasanya masih kurang. Porsinya sedikit, lauknya juga sangat minim,” ungkap salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya.
Keluhan juga datang dari sejumlah orang tua siswa. Mereka mempertanyakan nilai anggaran dari menu makanan yang disajikan kepada para pelajar.

Menurut mereka, sajian yang diterima dinilai tidak sebanding dengan tujuan program yang digagas untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa.
“Kalau melihat isi menunya seperti itu, orang tua jadi bertanya-tanya berapa sebenarnya anggaran per porsi makanan tersebut,” ujar salah satu wali murid.

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi pelajar. Namun, sejumlah pihak berharap evaluasi dapat segera dilakukan agar kualitas dan porsi makanan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan siswa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun penyedia katering terkait keluhan yang disampaikan siswa dan wali murid. (red) 


Editor : Ester Mardiana. P

No comments

Powered by Blogger.