DUSUN PANCER MENDADAK MENCEKAM MENDENGAR RENTETATAN SUARA TEMBAKAN

Banyuwangi,KORANPATROLI COM.
Situasi dusun Pancer Desa Sumberagung kecamatan Pesanggaran pada pagi hari Jumat (10/1/2020) mendadak mencekam, banyak warga yang ketakutan hingga ada yang pingsan saat mendengar ada rentetan suara tembakan.

Beberapa warga yang memberanikan diri mendatangi asal suara tembakan tidak mendapati seorangpun, namun mereka menemukan beberapa selongsong peluru dan jejak roda motor saja.

Seorang warga yang bernama Gito berinisiatif mengumpulkan temuan selongsong peluru itu kedalam kantong plastik dan ditunjukan kepada warga lainnya.

"Saya mencari sumber suara tembakan tersebut mas, dan saya temukan beberapa selongsong peluru disana kemudian saya kumpulkan dan saya tunjukkan kepada warga lain", papar Gito kepada beberapa wartawan yang mengkonfirmasinya.

"Warga sini sangat ketakutan mas, bahkan ibu saya yang memang sudah berusia lanjut sempat pingsan saking takutnya",ujar Wagiman warga dusun Pancer lainnya.

Mereka mengaku ketakutan karena memang situasi dusun Pancer saat ini sedang tegang dan memanas dipicu dengan adanya aksi penghadangan oleh warga tolak tambang terhadap tim peneliti dari universitas Tri Sakti Jakarta dan pekerja PT BSI yang hendak melakukan aktivitas penelitian digunung salakan.

Informasi lain didapatkan dari Ndanlanal Banyuwangi Letkol Laut Zulius Azz Zaenal melalui Pasi intelnya yang bernama Kapten Eko Kawitono yang menyebutkan jika memang digunung Salakan yang masuk wilayah dusun Pancer sedang ada kegiatan Latfugsi Pomal Lanal Banyuwangi dan tidak ada kaitan dengan kejadian masyarakat tadi pagi dengan pihak PT BSI.

"Suara tembakan itu memang berasal dari senjata para prajurit Pomal TNI AL yang sedang melakukan kegiatan latihan disana, dan kita sudah memberitahu terkait jadwal latihan itu dengan berkirim surat kepada beberapa pihak yaitu, Perhutani, Kecamatan, Kades serta RT dan RW setempat, jadi latihan yang dilaksanakan terkait keluarnya tembakan tidak ada sangkut pautnya dengan demo yang dilakukan masyarakat dan puncak latihan yang dilaksanakan hari ini", tutur Kapten Eko Kawitono saat dikonfirmasi awak media melalui saluran ponselnya.(edi/TIM)

No comments

Powered by Blogger.