Aliansi Masyarakat Cinta Damai Banyuwangi, Peringati Hari Anti Korupsi Dan Hari Bela Negara

                                                                                                               BANYUWANGI_Koranpatroli.com 

 

 Aliansi Masyarakat Cinta Damai yang terdiri dari gabungan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Ormas Dalam rangka Memperingati Hari Anti Korupsi dan Hari Bela Negara, menyampaikan pernyataan sikap.


Acara yang dikemas sekaligus tasyakuran ini, digelar di Taman Makam Pahlawan Banyuwangi, Selasa (29/12/2020).

Edy Hariyanto selaku Koordinator menyampaikan "Hari ini kita peringati Hari Anti Korupsi Sedunia dan Hari Bela Negara, sekaligus tasyakuran karena Pilkada di Banyuwangi berjalan dengan damai,

Menurutnya, ada sekitar puluhan LSM dan Ormas di Banyuwangi yang tergerak, karena akhir-akhir ini marak ujaran yang mengarah memecah belah persatuan bangsa, yaitu munculnya ormas-ormas radikal dan penyebaran berita bohong atau hoax.
"Ini yang cenderung kita peringati, mengingatkan dan mengajak semua anak bangsa untuk bersatu. Mari memerangi berita-berita bohong yang cenderung memecah belah persatuan bangsa," terang Ketua LSM Gerakan Masyarakat Peduli Uang Rakyat (GEMPUR).

Edy berharap, dengan semakin canggihnya teknologi diera digitalisasi saat ini, media sosial telah menjadi kebutuhan pokok. Sehingga, masyarakat harus berhati-hati, bisa menyaring dan memilih mana berita yang benar, baik untuk bangsa dan mana berita yang hoax. Karena hal itu sering digunakan oleh pihak-pihak yang cenderung memecah persatuan bangsa.


Sementara Ketua LSM Gerakan Anti Korupsi (GERAK), Sulaiman Sabang dalam orasinya mewarning Bupati Banyuwangi terpilih Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, agar setelah dilantik nanti tidak mencoba-coba untuk cari tahu rasa nikmatnya korupsi.

"Kalau itu yang anda ingin tahu, maka anda akan berhadapan dengan kami sebagai lembaga penggerak anti korupsi dan seluruh rakyat Banyuwangi," kata Sulaiman.

Disamping itu lanjutnya menurut Sulaiman, tak dipungkiri pihaknya juga akan mendukung semua program pembangunan Pemkab Banyuwangi.

"Kita selalu mendukung segala program pembangunan Pemkab Banyuwangi, demi Banyuwangi kedepan yang lebih baik. Tapi itu bukan berarti kami harus diam dan bungkam, serta sengaja untuk tidak tahu, apabila ada pelanggaran dan kesalahan yang anda (Bupati terpilih, red) lakukan berkaitan dengan keuangan negara yaitu korupsi, maka kami akan bertindak tegas dan keras sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Usai berorasi, perwakilan Aliansi Masyarakat Cinta Damai membacakan pernyataan sikapnya. Adapun isi pernyataan sikap tersebut diantaranya adalah :

Mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk menangkap koruptor tidak pandang bulu dan tidak tebang pilih.

Mendukung langkah tegas TNI - Polri dalam rangka menjaga kedaulatan dan keamanan NKRI dari ancaman teror dan kelompok radikal yang mengatasnamakan agama.

Mendesak Pemerintah RI agar memprotes keras dan mendesak Pemerintah Malaysia agar mengusut dengan tuntas serta memproses pelaku secara hukum terhadap warga negara Malaysia yang diduga melakukan terkait beredarnya video parodi lagu Kebangsaan Indonesia Raya.(git)




No comments

Powered by Blogger.