Ratusan Tukang Becak Nganjuk Sumringah, 220 Becak Listrik Resmi Diserahkan di Pendopo KRT Sosrokoesoemo



Nganjuk, koranpatroli.com – Suasana di Pendopo Kabupaten Nganjuk KRT Sosrokoesoemo, Kamis (26/2/2026), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan tukang becak berkumpul dengan wajah sumringah dan penuh harap. Mereka menantikan momen yang mungkin tak pernah terbayang sebelumnya: menerima becak listrik baru untuk menggantikan becak kayuh yang selama puluhan tahun menjadi penopang hidup.

Sebanyak 220 unit becak listrik resmi diserahkan kepada para pengemudi becak di Kabupaten Nganjuk. Prosesi penyerahan diawali dari GOR Bung Karno Begadung, kemudian diarak menuju pendopo kabupaten. Iring-iringan becak listrik yang melintas di jalanan kota menarik perhatian masyarakat dan menjadi pemandangan yang sarat makna perubahan zaman.

Program ini merupakan inisiatif Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil sekaligus dukungan terhadap transportasi ramah lingkungan.

Bagi para tukang becak, bantuan ini bukan sekadar pergantian alat transportasi, melainkan harapan baru untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan becak listrik, mereka tidak lagi harus mengayuh seharian penuh yang menguras tenaga. Selain lebih ringan dan efisien, becak listrik juga dinilai lebih ramah lingkungan dan mengikuti perkembangan teknologi transportasi masa kini.

Salah satu pengemudi becak mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, selama ini pekerjaan mengayuh becak sangat mengandalkan kekuatan fisik, terlebih bagi mereka yang sudah lanjut usia. Kehadiran becak listrik diyakini dapat memperpanjang masa produktif sekaligus menambah penghasilan karena jangkauan layanan menjadi lebih luas.

Pemerintah berharap program ini mampu menjadi langkah nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat kecil di daerah, serta menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial dalam mendorong transformasi transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan.

Suasana haru dan bahagia pun menyelimuti pendopo saat kunci becak listrik secara simbolis diserahkan kepada para perwakilan tukang becak. Tepuk tangan dan senyum lebar menjadi penanda dimulainya babak baru perjuangan mereka di jalanan Kota Angin.Kamis (26/2/2026), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan tukang becak berkumpul dengan wajah sumringah dan penuh harap. Mereka menantikan momen yang mungkin tak pernah terbayang sebelumnya: menerima becak listrik baru untuk menggantikan becak kayuh yang selama puluhan tahun menjadi penopang hidup.

Sebanyak 220 unit becak listrik resmi diserahkan kepada para pengemudi becak di Kabupaten Nganjuk. Prosesi penyerahan diawali dari GOR Bung Karno Begadung, kemudian diarak menuju pendopo kabupaten. Iring-iringan becak listrik yang melintas di jalanan kota menarik perhatian masyarakat dan menjadi pemandangan yang sarat makna perubahan zaman.

Program ini merupakan inisiatif Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil sekaligus dukungan terhadap transportasi ramah lingkungan.

Bagi para tukang becak, bantuan ini bukan sekadar pergantian alat transportasi, melainkan harapan baru untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan becak listrik, mereka tidak lagi harus mengayuh seharian penuh yang menguras tenaga. Selain lebih ringan dan efisien, becak listrik juga dinilai lebih ramah lingkungan dan mengikuti perkembangan teknologi transportasi masa kini.

Salah satu pengemudi becak mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, selama ini pekerjaan mengayuh becak sangat mengandalkan kekuatan fisik, terlebih bagi mereka yang sudah lanjut usia. Kehadiran becak listrik diyakini dapat memperpanjang masa produktif sekaligus menambah penghasilan karena jangkauan layanan menjadi lebih luas.

Pemerintah berharap program ini mampu menjadi langkah nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat kecil di daerah, serta menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial dalam mendorong transformasi transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan.

Suasana haru dan bahagia pun menyelimuti pendopo saat kunci becak listrik secara simbolis diserahkan kepada para perwakilan tukang becak. Tepuk tangan dan senyum lebar menjadi penanda dimulainya babak baru perjuangan mereka di jalanan Kota Angin. (Reza)

No comments

Powered by Blogger.