WARGA YANG KONTRA TAMBANG MEMINTA PENJELASAN PENCABUTAN REKOM DIBALAI DESA SUMBERAGUNG

Banyuwangi koranpatroli,com.
Warga desa Sumberagung kecamatan Pesanggaran yang tergabung dalam kelompok kontra/tolak tambang emas gunung Tumpang Pitu pada hari senen(9/12/2019)kembali datangi kantor desa Sumberangung guna menemui Vivin Agustin selaku kepala desa.
Warga yang kontra tambang ingin meminta penjelasan kepada kepala desa Sumberagung tentang pencabutan surat rekom yang beberapa waktu lalu sudah pernah ditandatangani kades Sumberagung.
"Kita datang ingin meminta penjelasan pada bu kades,kenapa mencabut surat rekom yang kemarin sudah ditandatangani mas,"tutur salah satu warga yang ditemui awak media.
Sayangnya disaat bersamaan Vivin Agustin sedang tidak ada dikantornya karena ada rapat diluar kota terkait BUMDES.

Warga hanya ditemui oleh sekretaris desa Sumberagung yang bernama Purnoto dan berusaha menjelaskan jika bu kades memang benar sedang menghadiri acara diluar kota.
"Bu kades sedang acara rapat,saya mohon warga untuk datang kembali dilain waktu dan jika bisa membuat janji dulu melalui surat sehinga tidak berbenturan dengan kegiatan lainnya,"ujar Purnoto.
Namun ketika ditanya kapan bu kades ada waktu menemui warga,Purnoto menjawab dengan tegas tidak bisa memastikannya.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya,Vivin Agustin mengakatakan jika pihaknya sedang berada dikabupaten Jember untuk menghadiri rapat BUMDES dan sudah seizin camat Pesanggaran sebagai atasannya.
"Saya dapat surat tugas menghadiri rapat terkait BUMDES di Jember mas,saya tadi juga sudah minta pertimbangan dan izin pada pak camat,"tutur Vivin Agustin.(edi/TIM)

No comments

Powered by Blogger.