LEMPAR MELEMPAR KETUA FRAKSI PDIP DAN KETUA FRAKSI DEMOKRAT LAPORKAN PIMPINAN DPRD SUMENEP

MADURA_koran patroli.com. Sekin memanas ketua DPRD sumenep Ketua Fraksi PDI Zainal Arifin ketua feraksi demolrat ahmad jasuli, terkait dugaan penyalahgunaan dana perjalanan dinas membuat  Ketua DPRD Sumenep. A. Hamid Ali Munir angkat bicara dan langsung menepis keras tudingan itu.
Dari mana itu Zainal Arifin, bisa menuduh. Sedangkan uang tidak pernah masuk ke saya dari anggota yang lain,” ungkap A. Hamid Ali Munir, Ketua DPRD Sumenep,  21/2/2020.

Namun tudingan itu langsung ditepis oleh Ketua DPRD Sumenep, A. Hamid Ali Munir, bahwa tudingan itu menganggap tidak beralasan. “Apalagi dianggap menyalahi hak keuangan 30 persen dari Rp 17 juta untuk biaya hotel, dapat dari mana data itu sedangkan uang itu tidak masuk ke saya dari anggota lain,” katanya seperti yang dilansir salah satu media.
Politisi PKB ini, berkilah, kalau dituding menyunat uang itu menganggap tidak benar.

“Dalam perjalanan dinas kita ke mana dan mengambil 30 persen itu tidak masalah, karena itu ada PP yang membolehkan, dan itu pun menjadi efisiensi,” jelas Hamid.
Sehingga, yang menjadi payung hukumnya bukan Perbup, melainkan PP yang mengatur jika tidak menggunakan biaya hotel dibolehkan mengambil 30 persen.
“Aturan ini tidak hanya anggota dewan Sumenep saja, tapi di mana-mana. Itu hak yang diberikan oleh negara pada kita, jangan menuduh saya dan semacamnya, ungkabnya.

(By redaksi sahawi)

No comments

Powered by Blogger.