DIDUGA SELINGKUHI ISTRI ORANG KADES KRADENAN

Banyuwangi_koran patroli.com. Hati siapa yang tidak sakit saat mengetahui istri tercintanya telah mengaku berselingkuh dan sempat tidur bersama pria lain.

Seperti yang dirasakan oleh salahsatu warga desa Sidorejo kecamatan Purwoharjo berinisial BS (48th) yang mengatakan jika istrinya telah mengaku mempunyai hubungan spesial dengan Supriyono yang merupakan kepala desa Kradenan.

Menurut BS, perselingkuhan istrinya dengan kades Kradenan terbongkar saat dirinya memergoki percakapan keduanya di pesan dalam ponsel milik istrinya itu.

"Memang beberapawaktu belakangan sikap istri saya berubah mas, saat saya meminta untuk dilayani berhubungan suami istri dia selalu menolak dengan berbagai alasan, disitulah saya mulai timbul rasa curiga", tutur BS kepada awak media yang menemui dikediamannya pada hari Selasa (3/3/2020).

Masih menurut BS setelah dirinya mendapatkan bukti percakapan itu kemudian berinisiatif menanyakan langsung kepada istrinya dan ternyata diakui semua.

"Istri saya mengakui perselingkuhannya dengan Supriyono mas, bahkan juga mengaku telah tidur bersama disebuah hotel dikawasan kota Banyuwangi dan saat ini istri saya malah sudah 5 hari pergi meninggalkan rumah", tambah BS dengan nada geram.

Sedangkan saat Supriyono dikonfirmasi terkait dugaan perselingkuhannya dengan istri BS mengatakan jika semua tuduhan itu tidak semuanya benar.

Hanya saja Supriyono juga mengaku jika istri BS memang dulu adalah mantan kekasihnya dan belakang pernah beberapa kali bertemu karena istri BS itu curhat tentang permasalahan dengan suaminya dan minta dicarikan seorang pengacara karena ingin bercerai dengan suaminya itu.

"Istri BS itu dulu memang pacar saya mas, beberapawaktu ini dia memang sering menghubungi saya lagi dan beberapakali juga sempat bertemu untuk curhat dan meminta saya untuk mencarikan seorang pengacara agar bisa menggugat suaminya", papar Supriyono saat ditemui dikantornya pada hari yang sama.

"Kalau dikatakan saya dan istri BS pernah tidur bersama dihotel itu tidak benar", tambah Supriyono dengan santainya.(edi/TIM)

No comments

Powered by Blogger.