Destinasi Wisata Budaya Puri Gede Kaba-Kaba Siap Menuju New Normal

Bali_Koran Patroli.com (Tabanan) Di Desa Kaba-Kaba kecamatan Kediri Tabanan ada sebuah Puri yang sering disebut Puri gede kaba kaba,  yang sering dijadikan tempat tujuan wisata budaya. Hal ini diperkuat dengan adanya beberapa kegiatan keagamaan yang terkait langsung dengan masyarakat setempat seperti upacara Nangluk merana dan ngenteg linggih, itu juga merupakan tempat wisata budaya yang sakral. Disini juga diadakan acara sembahyang yang memang sudah menjadi acara rutin penduduk sekitar. Pada saat acara sembahyang ini pun menjadi daya tarik dari Puri Gede kaba-kaba ini sendiri.Senin,27/7/2020.

Pada tahun 2016, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti telah menetapkan desa kaba-kaba sebagai Desa wisata budaya yaitu obyek wisata Puri Gede kaba-kaba.hal ini direspon positif oleh masyarakat desa kaba-kaba selanjutnya akan berbenah supaya apa yang menjadi harapan bersama akan terwujud.

Masyarakat mulai sadar bahwa potensi yang ada di desa ini sudah seharusnya di kelola untuk menjadi sebuah destinasi obyek wisata puri seperti wisata budaya di desa kaba-kaba ini. Obyek wisata budaya Puri gede kaba-kaba ini menjadi sumber pemasukan yang signifikan bagi warga desa kaba-kaba meski dibilang baru ditetapkannya.
Luas wilayah desa kaba-kaba memiliki 625,50 Hektar, jumlah penduduk 7.142 jiwa. Laki-laki 3.657 orang dan Perempuan 3.485 orang. terletak disebelah selatan desa ekologis desa Nyambu, Desa Kaba-Kaba  mayoritas penduduk masyarakatnya pekerja sebagai buruh bangunan tetapi ada juga sebagai pengrajin seni dan petani.

Ada keunikan di desa kaba kaba ini mulai dari patung yamaraja hingga patung Dewa Bersenggama yang diyakini sebagai pemberi kesuburan bagi pasutri (pasangan suami istri) yang belum mendapat keturunan.

Dijelaskan oleh Ir. A.A. Ngr Anom Widhiadnya selaku kepala desa Kaba-Kaba kecamatan Kediri Tabanan mengatakan bahwa,pihaknya terus berkarya dan melaksanakan semua program yang menjadi prioritas tugas dari pemerintah yaitu untuk menggerakkan masyarakat desa supaya berkembang dari perekonomian dan pembangunan infratruktur desa seperti pembuatan akses jalan desa  untuk mempermudah masyarakat dalam mengangkut hasil pertaniannya,"terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk mewujudkan sebuah desa maju dan mandiri perlu adanya menejemen yang baik, SDM yang cerdas,  serta tata kelola keuangan desa mandiri yang transparan, sesuai harapan pemerintah,"tegasnya.

A.A. Ngr Anom Widhiadnya menambahkan bahwa desa kaba-kaba telah mendapatkan SK.bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Pada tanggal, 31 Desember 2016, menjadi desa wisata budaya yaitu obyek wisata Puri gede kaba-kaba," paparnya.
Puri gede kaba-kaba yang dulunya adalah kerajaan dan masih ada  cerita histori yang kental di kehidupan masyarakat, serta adanya situs Arkeologi yang di akui dinas kebudayaan provinsi bali sebagai salah satu destinasi wisata budaya di desa kaba-kaba ini.

Situs peninggalan berupa patung-patung yang merupakan perwujudan dari roh yang menjadi penjaga Puri kaba-kaba hingga saat ini masih di yakini masyarakat, misalnya patung Yamaraja yaitu patung bentuk singa dibuat pada abad 15, dipercaya bahwa roh binatang singa yang menjadi pengorbanan ketika pembangunan Puri.
Patung singa ini menjadi pusat kekuatan magis yang menjaga seluruh keamanan  dari desa kaba-kaba secara Niskala.

Setelah dikompirmasi oleh wartawan media Patroli.Com A.A Ngr Anom Widhiadnya mengatakan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan dan meningkatkan sumber daya alam yang ada di desa kaba-kaba, bersama-sama membangun desa wisata budaya obyek wisata Puri gede kaba-kaba  serta menata kembali obyek wisata Puri, sehingga wisatawan berkunjung  baik domestik atau Asing merasa Nyaman dan Senang serta mendapatkan informatif edukatif, upaya ini dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa kaba-kaba yang maju dan mandiri,"tutupnya.

Wartawan : Rudi media Patroli.

No comments

Powered by Blogger.