TEAM PEDULI MONYET KAMPUNG ANDIR, CARI SISA BUAH-BUAHAN DI PASAR LEMBANG, KADES GUDANG KAHURIPAN MENDUKUNG

Lembang, Bandung barat_koranpatroli.com


Warga masyarakat kampung Andir, desa gudang Kahuripan Lémbang, cegah monyet supaya tidak masuk perkampungan, untuk mengatasinya, warga masyarakat Andir membentuk team, yaitu "TEAM PEDULI ANDIR"  dan setiap dua hari sekali melakukan kegiatan, mengumpulkan sisa buah buahan dari pasar lembang untuk nanti di kasih ke monyet-monyet supaya tidak masuk perkampungan,,

Menurut pantauan awak media PATROLI, senin (08/02/21), seperti biasa Team peduli andir melakukan kegiatan di pasar Lémbang, untuk mengumpulkan sisa buah buahan dari para pedagang pasar Lémbang, untuk nanti di kasih ke monyet-monyet di tempat yang sudah di persiapkan oleh team peduli kampung Andir, menurut salah seorang anggota team peduli kampung Andir, (Bah Ismoyo)


 "Alhamdulillah kami bentuk team peduli kampung Andir,, atau team peduli monyet, sudah sekitar 7 bulan,
Dan Alhamdulillah setelah kami bentuk sekitar 7 bulan,, itu monyet-monyet tidak lagi datang ke pemukiman warga, sebelumnya, dulu sebelum kami bentuk team,, kadang monyet seperti kelaparan datang ke rumah-rumah warga, merusak genteng, juga pernah sampai melintas ke jalan Raya,, sampai pernah ke tabrak," tuturnya.

Lanjut Ismoyo, "kami bersama warga buat oprasional, cari buah-buahan, itu dari saku sendiri,, demi kepedulian kami asal monyet tidak musnah, dan tidak merusak perkampungan.
Kami ucapkan terimakasih untuk pemerintah desa gudang kahuripan, yang sudah mendukung atas kegiatan kami,, dulu juga pernah pihak desa memberi kami pinjaman Cator, buat mengambil sisa buah-buahan dari pasar," pungkasnya.

Pada saat awak media PATROLI mendatangi kepala desa gudang kahuripan Lembang (Agus karyana) beliau mengatakan.

"Saya sangat berterima kasih kepada komunitas penyelamat monyet di kampung Andir, yang memang mereka begitu peduli, dengan keberadaan monyet yang berdekatan dengan kampung Andir, yang memang sudah dari sejak lama sekali, monyet-monyet ini hidup dan berkembang biak di sekitaran, kebun atau hutan yang ada di wilayah Desa gudang kahuripan," tuturnya.

"Sehubungan dengan memang banyak alih pungsi lahan, sehingga habitat mereka ini terganggu, yang tadinya mungkin ada beberapa wilayah yang di jadikan lahan wisata, tapi dengan adanya komunitas penyelamat ini, mereka sangat memperhatikan keberadaan monyet yang berada di wilayah Andir ini,, sehingga tidak punah, dan tidak sampai nanti ke jalan lagi, untuk mencari makanan dan menjarah ke rumah warga," imbuhnya.

Masih kata Agus, "nah dengan adanya komunitas ini, monyet-monyet yang tadinya bringas, yang tadinya datang ke pemukiman warga dengan mencari makanan, ya Alhamdulillah sudah di sediakan oleh, team peduli monyet ini, tempatnya dan di kasih makanan, watu itu setiap hari, dan sekarang di rubah menjadi dua hari sekali," tutur Agus.

 "Saya sebagai kepala desa, sangat mendukung kegiatan team peduli monyet, supaya monyet-monyet tidak menjadi punah, biarkan mereka hidup di hutan yang berada di wilayah gudang kahuripan, sehingga mereka dapat berkembang biak, dan bisa hidup layak, sesama mahluk hidup, di wilayah gudang kahuripan," menurut Agus.

 "Pesan kepada warga masyarakat, kalo ada sedikit makanan, dari pada di buang lah, misal sisa-sisa makanan, atau buah-buahan, dari pada di buang,  ya bagusnya di donasikan, kepada team penyelamat penyelamat monyet, kampung Andir ini, supaya semua monyet bisa berkembang biak, dan tidak merusak rumah warga," pungkasnya.

Jurnalist: Asep yana.



No comments

Powered by Blogger.