Siswi SMAN 1 Pace Diduga Keguguran, Sekolah Mengaku Tidak Mengetahui Kehamilan




Nganjuk, koranpatroli.com– Siswi SMAN 1 Pace dikabarkan mengalami keguguran yang diduga akibat kehamilan dengan kekasihnya yang masih satu sekolah. Peristiwa tersebut disebut terjadi pada pekan lalu dan kini menjadi perhatian lingkungan sekolah.

Kepala Tata Usaha (KTU) SMAN 1 Pace, G. I. Santoso, menjelaskan bahwa pihak sekolah sebelumnya tidak mengetahui kondisi siswi tersebut. Menurutnya, selama bersekolah siswi yang kini duduk di bangku kelas XI tersebut dikenal aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan ekstrakurikuler.

“Selama ini pihak sekolah tidak mengetahui kondisi tersebut karena siswi yang bersangkutan tetap aktif dalam kegiatan sekolah dan tidak terlihat adanya perubahan postur tubuh yang mencurigakan,” ujar Santoso.

Ia menuturkan, kejadian tersebut baru diketahui setelah siswi tersebut tidak masuk sekolah dengan alasan sakit. Berdasarkan keterangan dari orang tua, siswi itu sempat mengeluhkan sakit pada bagian perut sehingga langsung dibawa berobat ke fasilitas kesehatan terdekat.

Namun setelah mendapatkan penanganan medis, siswi tersebut diduga mengalami kontraksi dan akhirnya melahirkan janin yang diperkirakan berusia sekitar lima bulan.

“Menurut keterangan orang tua, setelah diperiksa tenaga medis, anak tersebut diduga mengalami kontraksi hingga melahirkan janin dengan usia kandungan diperkirakan lima bulan,” jelasnya.

Diketahui, kekasih siswi tersebut merupakan siswa SMAN 1 Pace yang saat ini duduk di bangku kelas XII. Sejak kabar tersebut mencuat, keduanya dilaporkan tidak masuk sekolah.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lebih lanjut terkait langkah yang akan diambil pihak sekolah terhadap kedua siswa tersebut.(red) 

Editor : Ester Mardiana. P

No comments

Powered by Blogger.