Wali Murid Soroti Menu MBG di MIN 11 Nganjuk, Lele Diduga Basi dan Dibagikan untuk Tiga Hari
Nganjuk, koranpatroli.com_Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan sejumlah wali murid setelah diduga membagikan menu kering berupa lele yang disebut-sebut sudah dalam kondisi kurang layak konsumsi.
Menu tersebut dibagikan pada Selasa, 3 Maret 2026, dan dirangkap untuk kebutuhan tiga hari.
Beberapa wali murid penerima manfaat mengaku kecewa karena lele yang diterima mengeluarkan aroma tidak sedap dan diduga sudah basi. Mereka khawatir kondisi tersebut dapat membahayakan kesehatan anak-anak.
“Baunya sudah tidak enak saat kemasan dibuka. Kami khawatir kalau tetap dikonsumsi anak-anak,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.
Menu kering tersebut diketahui memang dibagikan untuk persediaan selama tiga hari. Namun, sejumlah orang tua mempertanyakan kualitas bahan makanan yang diberikan, terutama karena produk berbahan dasar ikan rentan mengalami perubahan kondisi jika tidak disimpan dengan baik.
Saat dikonfirmasi, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), melalui S.A menyampaikan bahwa sebelumnya sudah ada pemberitahuan kepada wali murid terkait cara pengolahan menu tersebut.
“Kami sudah memberikan pengumuman sebelumnya agar lele digoreng terlebih dahulu sebelum dikonsumsi,” ujar nya melalui pesan whatsapp
Meski demikian, sejumlah wali murid berharap adanya evaluasi dari pengelola SPPG agar kualitas makanan tetap terjaga, terlebih jika menu dirangkap untuk beberapa hari sekaligus. Mereka meminta pengawasan lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Untuk diketahui berdasarkan informasi bahwa SPPG yang memberi manfaat pada sekolah tersebut bertitik di Desa Kampung Baru, akan tetapi dapurnya terletak di Desa Sumber Kepuh
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan terkait dugaan kondisi lele yang disebut sudah basi tersebut.(red)
Editor : Ester Mardiana. P

No comments